Menuju Puasa yang Berkualitas
Artikel bimbingan pada Kemenag Jawa Tengah menjelaskan bahwa makan atau minum karena lupa tidak membatalkan puasa dan orang tersebut meneruskan puasanya. Artikel membedakan tindakan itu dari makan atau minum dengan sengaja. Pembahasan juga menyebut muntah yang disengaja sebagai pembatal, sedangkan muntah yang tidak disengaja dibedakan. Kualitas puasa mencakup menjaga ucapan, emosi, dan menjauhi perbuatan yang tidak bermanfaat. Artikel ini tidak membahas kentut di dalam air.
Baca sumber asli ↗Tanya Gus tentang Islam →