Membasahi Jari dengan Air Liur untuk Membuka Halaman Al-Qur’an, Bolehkah?
Tanya jawab Kemenag membahas membasahi ujung jari dengan air liur untuk membantu membuka halaman mushaf. Melalui Hasyiyata Qalyubi wa Umairah, 1995, jilid I halaman 41, artikel menekankan tujuan memudahkan membaca dan ketiadaan maksud merendahkan Al-Qur'an. Tindakan tersebut dibolehkan dalam konteks yang dijelaskan sumber. Kebolehan tidak berarti boleh mengotori, merusak, atau memperlakukan mushaf dengan penghinaan. Ini uraian adab terhadap mushaf melalui artikel, bukan penilaian kebersihan medis atau anjuran menggunakan air liur bersama-sama.