Semua rujukan
Kemenag RI · Tanya jawab fikih

Hukum Pamer Harta di Media Sosial

Tanya jawab Kemenag mengingatkan agar unggahan harta tidak menjadi kesombongan, meremehkan orang lain, atau riya dalam amal. Artikel merujuk Luqman ayat 18, al-Bujairimi, Tuhfatul Habib jilid I halaman 198 tentang riya dalam niat, dan Nashaihul Ibad halaman 51 karya Nawawi al-Bantani. Nawawi penulis Nashaihul Ibad dibedakan dari an-Nawawi penulis al-Majmu'. Larangan sombong tidak berarti setiap pakaian bagus atau unggahan kepemilikan pasti riya; niat dan perilaku tidak dapat dipastikan hanya dari foto. Ringkasan tidak menggeneralisasi hilangnya pahala satu amal yang tercampur riya menjadi batalnya seluruh amal seseorang.

#pamer#harta#media sosial#sombong#riya#ikhlas#bujairimi#nawawi bantani

Ringkasan diperiksa pada 29 Oktober 2026. Ini ringkasan terkurasi, bukan salinan lengkap dokumen atau fatwa baru dari gus.ai.id.