Semua rujukan
Kemenag RI · Tanya jawab fikih

Bolehkah Potong Rambut atau Kuku saat Junub?

Tanya jawab Kemenag membahas anjuran menunda pemotongan rambut atau kuku hingga selesai mandi junub, bukan larangan haram. Artikel mengutip nasihat al-Ghazali melalui Ihya Ulumiddin halaman 490 dan Nawawi al-Bantani melalui Nihayatuz Zain halaman 33, lalu memuat keberatan al-Qalyubi terhadap alasan yang dipakai, melalui I'anatut Thalibin jilid I halaman 79–80. Karena itu penjelasannya tidak boleh diubah menjadi ijmak atau kepastian tentang perkara akhirat. Artikel membolehkan pemotongan bila diperlukan untuk kenyamanan atau kebersihan dan menegaskan larangannya tidak sampai haram. Ringkasan hanya mengenai adab ketika junub, bukan sah-batal mandi karena rambut atau kuku sudah terpotong.

#junub#rambut#kuku#memotong#makruh#mandi#ghazali#qalyubi#bantani

Ringkasan diperiksa pada 29 Oktober 2026. Ini ringkasan terkurasi, bukan salinan lengkap dokumen atau fatwa baru dari gus.ai.id.