Semua surah
الدخان

44. Ad-Dukhan

Kabut · 59 ayat · Makkiyah

Tentang surah ini

Surat Ad Dukhaan terdiri atas 59 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah Az Zukhruf.

Dinamai Ad Dukhaan (kabut), diambil dari perkataan Dukhaan yang terdapat pada ayat 10 surat ini.

Menurut riwayat Bukhari secara ringkas dapat diterangkan sebagai berikut: Orang-orang kafir Mekah dalam menghalang-halangi agama Islam dan menyakiti serta mendurhakai Nabi Muhammad s.a.w. sudah melewati batas, karena itu Nabi mendoa kepada Allah agar diturunkan azab sebagaimana yang telah diturunkan kepada orang-orang yang durhaka kepada Nabi Yusuf yaitu musim kemarau yang panjang. Do'a Nabi itu dikabulkan Allah sampai orang-orang kafir memakan tulang dan bangkai, karena kelaparan. Mereka selalu menengadah ke langit mengharap pertolongan Allah. Tetapi tidak satupun yang mereka lihat kecuali kabut yang menutupi pandangan mereka.

Akhirnya mereka datang kepada Nabi agar Nabi memohon kepada Allah supaya hujan diturunkan. Setelah Allah mengabulkan doa Nabi, dan hujan di turunkan, mereka kembali kafir seperti semula; karena itu Allah menyatakan bahwa nanti mereka akan diazab dengan azab yang pedih.

Keterangan surah dari Kementerian Agama RI, diambil melalui equran.id.

Tampilkan
Ukuran ayat
3/5

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

  1. 1
    Tanya Gus

    حٰمۤ ۚ۝١

    Ḥā mīm.

    Ḥā Mīm.

  2. 2
    Tanya Gus

    وَالْكِتٰبِ الْمُبِيْنِۙ۝٢

    Wal-kitābil-mubīn(i).

    Demi Kitab (Al-Qur’an) yang jelas.

  3. 3
    Tanya Gus

    اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةٍ مُّبٰرَكَةٍ اِنَّا كُنَّا مُنْذِرِيْنَ۝٣

    Innā anzalnāhu fī lailatim mubārakatin innā kunnā munżirīn(a).

    Sesungguhnya Kami (mulai) menurunkannya pada malam yang diberkahi (Lailatulqadar). Sesungguhnya Kamilah pemberi peringatan.

  4. 4
    Tanya Gus

    فِيْهَا يُفْرَقُ كُلُّ اَمْرٍ حَكِيْمٍۙ۝٤

    Fīhā yufraqu kullu amrin ḥakīm(in).

    Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.

  5. 5
    Tanya Gus

    اَمْرًا مِّنْ عِنْدِنَاۗ اِنَّا كُنَّا مُرْسِلِيْنَۖ۝٥

    Amram min ‘indinā, innā kunnā mursilīn(a).

    (Hal itu merupakan) urusan (yang besar) dari sisi Kami. Sesungguhnya Kamilah yang mengutus (para rasul)

  6. 6
    Tanya Gus

    رَحْمَةً مِّنْ رَّبِّكَ ۗاِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُۗ۝٦

    Raḥmatam mir rabbik(a), innahū huwas-samī‘ul-‘alīm(u).

    sebagai rahmat dari Tuhanmu. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui,

  7. 7
    Tanya Gus

    رَبِّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَاۘ اِنْ كُنْتُمْ مُّوْقِنِيْنَ۝٧

    Rabbis-samāwāti wal-arḍi wa mā bainahumā, in kuntum mūqinīn(a).

    yaitu Tuhan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya jika kamu orang-orang yang yakin.

  8. 8
    Tanya Gus

    لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ يُحْيٖ وَيُمِيْتُ ۗرَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ۝٨

    Lā ilāha illā huwa yuḥyī wa yumīt(u), rabbukum wa rabbu ābā'ikumul-awwalīn(a).

    Tidak ada tuhan selain Dia (yang) menghidupkan dan mematikan. (Dialah) Tuhanmu dan Tuhan nenek moyangmu terdahulu.

  9. 9
    Tanya Gus

    بَلْ هُمْ فِيْ شَكٍّ يَّلْعَبُوْنَ۝٩

    Bal hum fī syakkiy yal‘abūn(a).

    Akan tetapi, mereka dalam keraguan; mereka bermain-main.

  10. 10
    Tanya Gus

    فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى السَّمَاۤءُ بِدُخَانٍ مُّبِيْنٍ۝١٠

    Fartaqib yauma ta'tis-samā'u bidukhānim mubīn(in).

    Maka, nantikanlah hari (ketika) langit mendatangkan kabut asap yang tampak jelas

  11. 11
    Tanya Gus

    يَغْشَى النَّاسَۗ هٰذَا عَذَابٌ اَلِيْمٌ۝١١

    Yagsyan-nās(a), hāżā ‘ażābun alīm(un).

    (yang) meliputi manusia (durhaka). Ini adalah azab yang sangat pedih.

  12. 12
    Tanya Gus

    رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ اِنَّا مُؤْمِنُوْنَ۝١٢

    Rabbanaksyif ‘annal-‘ażāba innā mu'minūn(a).

    (Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, lenyapkanlah azab itu dari kami. Sesungguhnya kami adalah orang-orang mukmin.”

  13. 13
    Tanya Gus

    اَنّٰى لَهُمُ الذِّكْرٰى وَقَدْ جَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ مُّبِيْنٌۙ۝١٣

    Annā lahumuż-żikrā wa qad jā'ahum rasūlum mubīn(un).

    Bagaimana mereka dapat menerima peringatan (setelah turun azab), padahal (sebelumnya) seorang Rasul (Nabi Muhammad) benar-benar telah datang kepada mereka (untuk) memberi penjelasan.

  14. 14
    Tanya Gus

    ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوْا مُعَلَّمٌ مَّجْنُوْنٌۘ۝١٤

    Ṡumma tawallau ‘anhu wa qālū mu‘allamum majnūn(un).

    Kemudian, mereka berpaling darinya dan berkata, “Dia (Nabi Muhammad) diajari (oleh orang lain) lagi gila.”

  15. 15
    Tanya Gus

    اِنَّا كَاشِفُوا الْعَذَابِ قَلِيْلًا اِنَّكُمْ عَاۤىِٕدُوْنَۘ۝١٥

    Innā kāsyiful-‘ażābi qalīlan innakum ‘ā'idūn(a).

    Sesungguhnya (kalau) Kami melenyapkan azab itu sebentar saja, pasti kamu akan kembali (ingkar).

  16. 16
    Tanya Gus

    يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرٰىۚ اِنَّا مُنْتَقِمُوْنَ۝١٦

    Yauma nabṭisyul baṭsyatal kubrā, innā muntaqimūn(a).

    (Ingatlah) pada hari (ketika) Kami menghantam mereka dengan hantaman yang besar. Sesungguhnya Kami adalah pemberi balasan.

  17. 17
    Tanya Gus

    ۞ وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَاۤءَهُمْ رَسُوْلٌ كَرِيْمٌۙ۝١٧

    Wa laqad fatannā qablahum qauma fir‘auna wa jā'ahum rasūlun karīm(un).

    Sungguh, Kami benar-benar telah menguji kaum Fir‘aun sebelum mereka dan telah datang (pula) seorang rasul yang mulia (Musa) kepada mereka.

  18. 18
    Tanya Gus

    اَنْ اَدُّوْٓا اِلَيَّ عِبَادَ اللّٰهِ ۗاِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌۙ۝١٨

    An addū ilayya ‘ibādallāh(i), innī lakum rasūlun amīn(un).

    (Musa berkata,) “Kembalikanlah kepadaku hamba-hamba Allah (Bani Israil). Sesungguhnya aku adalah utusan (Allah) yang dapat kamu percaya.

  19. 19
    Tanya Gus

    وَّاَنْ لَّا تَعْلُوْا عَلَى اللّٰهِ ۚاِنِّيْٓ اٰتِيْكُمْ بِسُلْطٰنٍ مُّبِيْنٍۚ۝١٩

    Wa al lā ta‘lū ‘alallāh(i), innī ātīkum bisulṭānim mubīn(in).

    Janganlah kamu menyombongkan diri terhadap Allah karena sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa bukti yang nyata.

  20. 20
    Tanya Gus

    وَاِنِّيْ عُذْتُ بِرَبِّيْ وَرَبِّكُمْ اَنْ تَرْجُمُوْنِۚ۝٢٠

    Wa innī ‘użtu birabbī wa rabbikum an tarjumūn(i).

    Sesungguhnya aku berlindung kepada Tuhanku dan Tuhanmu dari ancamanmu untuk merajamku.

  21. 21
    Tanya Gus

    وَاِنْ لَّمْ تُؤْمِنُوْا لِيْ فَاعْتَزِلُوْنِ۝٢١

    Wa il lam tu'minū lī fa‘tazilūn(i).

    Jika kamu tidak beriman kepadaku, biarkanlah aku (menyampaikan pesan-pesan Tuhanku).”

  22. 22
    Tanya Gus

    فَدَعَا رَبَّهٗٓ اَنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ قَوْمٌ مُّجْرِمُوْنَ۝٢٢

    Fa da‘ā rabbahū anna hā'ulā'i qaumum mujrimūn(a).

    Kemudian, dia (Musa) berdoa kepada Tuhannya (seraya berkata,) “Sesungguhnya mereka ini adalah kaum pendurhaka.”

  23. 23
    Tanya Gus

    فَاَسْرِ بِعِبَادِيْ لَيْلًا اِنَّكُمْ مُّتَّبَعُوْنَۙ۝٢٣

    Fa asri bi‘ibādī lailan innakum muttaba‘ūn(a).

    (Allah berfirman,) “Oleh karena itu, berjalanlah dengan hamba-hamba-Ku pada malam hari. Sesungguhnya kamu akan dikejar.

  24. 24
    Tanya Gus

    وَاتْرُكِ الْبَحْرَ رَهْوًاۗ اِنَّهُمْ جُنْدٌ مُّغْرَقُوْنَ۝٢٤

    Watrukil-baḥra rahwā(n), innahum jundum mugraqūn(a).

    Biarkanlah laut itu terbelah. Sesungguhnya mereka adalah bala tentara yang akan ditenggelamkan.”

  25. 25
    Tanya Gus

    كَمْ تَرَكُوْا مِنْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ۝٢٥

    Kam tarakū min jannātiw wa ‘uyūn(in).

    Betapa banyak taman-taman dan mata-mata air yang mereka tinggalkan,

  26. 26
    Tanya Gus

    وَّزُرُوْعٍ وَّمَقَامٍ كَرِيْمٍۙ۝٢٦

    Wa zurū‘iw wa maqāmin karīm(in).

    kebun-kebun serta tempat-tempat kediaman yang indah,

  27. 27
    Tanya Gus

    وَّنَعْمَةٍ كَانُوْا فِيْهَا فٰكِهِيْنَۙ۝٢٧

    Wa na‘matin kānū fīhā fākihīn(a).

    juga kesenangan-kesenangan yang dapat mereka nikmati di sana.

  28. 28
    Tanya Gus

    كَذٰلِكَ ۗوَاَوْرَثْنٰهَا قَوْمًا اٰخَرِيْنَۚ۝٢٨

    Każālik(a), wa auraṡnāhā qauman ākharīn(a).

    Demikianlah (Allah menyiksa mereka). Kami wariskan (semua) itu kepada kaum yang lain.

  29. 29
    Tanya Gus

    فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاۤءُ وَالْاَرْضُۗ وَمَا كَانُوْا مُنْظَرِيْنَ ࣖ۝٢٩

    Famā bakat ‘alaihimus-samā'u wal-arḍ(u), wa mā kānū munẓarīn(a).

    Langit dan bumi tidak menangisi mereka dan mereka pun tidak diberi penangguhan waktu.

  30. 30
    Tanya Gus

    وَلَقَدْ نَجَّيْنَا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ مِنَ الْعَذَابِ الْمُهِيْنِۙ۝٣٠

    Wa laqad najjainā banī isrā'īla minal-‘ażābil-muhīn(i).

    Sungguh, Kami benar-benar telah menyelamatkan Bani Israil dari siksaan yang menghinakan,

  31. 31
    Tanya Gus

    مِنْ فِرْعَوْنَ ۗاِنَّهٗ كَانَ عَالِيًا مِّنَ الْمُسْرِفِيْنَ۝٣١

    Min fir‘aun(a), innahū kāna ‘āliyam minal-musrifīn(a).

    (yaitu) dari (siksaan) Fir‘aun. Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong lagi termasuk orang-orang yang melampaui batas.

  32. 32
    Tanya Gus

    وَلَقَدِ اخْتَرْنٰهُمْ عَلٰى عِلْمٍ عَلَى الْعٰلَمِيْنَ ۚ۝٣٢

    Wa laqadikhtarnāhum ‘alā ‘ilmin ‘alal-‘ālamīn(a).

    Sungguh, dengan (dasar) pengetahuan, Kami pilih mereka di atas seluruh alam (semua bangsa pada masa itu).

  33. 33
    Tanya Gus

    وَاٰتَيْنٰهُمْ مِّنَ الْاٰيٰتِ مَا فِيْهِ بَلٰۤـؤٌا مُّبِيْنٌ۝٣٣

    Wa ātaināhum minal-āyāti mā fīhi balā'um mubīn(un).

    Telah Kami berikan kepada mereka sebagian tanda-tanda (kebesaran Kami) sesuatu yang di dalamnya terdapat cobaan yang nyata.

  34. 34
    Tanya Gus

    اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَيَقُوْلُوْنَۙ۝٣٤

    Inna hā'ulā'i layaqūlūn(a).

    Sesungguhnya mereka itu pasti akan berkata,

  35. 35
    Tanya Gus

    اِنْ هِيَ اِلَّا مَوْتَتُنَا الْاُوْلٰى وَمَا نَحْنُ بِمُنْشَرِيْنَ۝٣٥

    In hiya illā mautatunal-ūlā wa mā naḥnu bimunsyarīn(a).

    “Tidak ada (kematian) selain kematian di dunia ini dan kami tidak akan dibangkitkan.

  36. 36
    Tanya Gus

    فَأْتُوْا بِاٰبَاۤىِٕنَآ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ۝٣٦

    Fa'tū bi'ābā'inā in kuntum ṣādiqīn(a).

    Datangkanlah nenek moyang kami jika kamu orang-orang yang benar.”

  37. 37
    Tanya Gus

    اَهُمْ خَيْرٌ اَمْ قَوْمُ تُبَّعٍۙ وَّالَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۗ اَهْلَكْنٰهُمْ اِنَّهُمْ كَانُوْا مُجْرِمِيْنَ۝٣٧

    Ahum khairun am qaumu tubba‘(in), wal-lażīna min qablihim, ahlaknāhum innahum kānū mujrimīn(a).

    Apakah mereka yang lebih baik atau kaum Tubba‘ dan orang-orang yang sebelum mereka. Kami telah membinasakan mereka karena sesungguhnya mereka adalah para pendurhaka.

  38. 38
    Tanya Gus

    وَمَا خَلَقْنَا السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لٰعِبِيْنَ۝٣٨

    Wa mā khalaqnas-samāwāti wal-arḍa wa mā bainahumā lā‘ibīn(a).

    Tidaklah Kami ciptakan langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya secara main-main.

  39. 39
    Tanya Gus

    مَا خَلَقْنٰهُمَآ اِلَّا بِالْحَقِّ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ۝٣٩

    Mā khalaqnāhumā illā bil-ḥaqqi wa lākinna akṡarahum lā ya‘lamūn(a).

    Tidaklah Kami ciptakan keduanya, kecuali dengan hak. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka tidak mengetahui.

  40. 40
    Tanya Gus

    اِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيْقَاتُهُمْ اَجْمَعِيْنَ ۙ۝٤٠

    Inna yaumal-faṣli mīqātuhum ajma‘īn(a).

    Sesungguhnya hari keputusan (hari Kiamat) itu adalah waktu yang dijanjikan bagi mereka semuanya,

  41. 41
    Tanya Gus

    يَوْمَ لَا يُغْنِيْ مَوْلًى عَنْ مَّوْلًى شَيْـًٔا وَّلَا هُمْ يُنْصَرُوْنَۙ۝٤١

    Yauma lā yugnī maulan ‘am maulan syai'aw wa lā hum yunṣarūn(a).

    (yaitu) hari (ketika) seorang teman setia sama sekali tidak dapat memberi manfaat sedikit pun kepada teman lainnya dan mereka tidak akan mendapat pertolongan,

  42. 42
    Tanya Gus

    اِلَّا مَنْ رَّحِمَ اللّٰهُ ۗاِنَّهٗ هُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ࣖ۝٤٢

    Illā mar raḥimallāh(u), innahū huwal-‘azīzur-raḥīm(u).

    kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

  43. 43
    Tanya Gus

    اِنَّ شَجَرَتَ الزَّقُّوْمِۙ۝٤٣

    Inna syajarataz-zaqqūm(i).

    Sesungguhnya pohon zaqum itu

  44. 44
    Tanya Gus

    طَعَامُ الْاَثِيْمِ ۛ۝٤٤

    Ṭa‘āmul-aṡīm(i).

    adalah makanan orang yang bergelimang dosa.

  45. 45
    Tanya Gus

    كَالْمُهْلِ ۛ يَغْلِيْ فِى الْبُطُوْنِۙ۝٤٥

    Kal-muhl(i), yaglī fil-buṭūn(i).

    (Zaqum itu) seperti cairan tembaga yang mendidih di dalam perut,

  46. 46
    Tanya Gus

    كَغَلْيِ الْحَمِيْمِ ۗ۝٤٦

    Kagalyil-ḥamīm(i).

    seperti mendidihnya air yang sangat panas.

  47. 47
    Tanya Gus

    خُذُوْهُ فَاعْتِلُوْهُ اِلٰى سَوَاۤءِ الْجَحِيْمِۙ۝٤٧

    Khużūhu fa‘‘tilūhu ilā sawā'il-jaḥīm(i).

    Peganglah dia (wahai malaikat Zabaniyah), kemudian seretlah sampai ke tengah-tengah (neraka) Jahim.

  48. 48
    Tanya Gus

    ثُمَّ صُبُّوْا فَوْقَ رَأْسِهٖ مِنْ عَذَابِ الْحَمِيْمِۗ۝٤٨

    Ṡumma ṣubbū fauqa ra'sihī min ‘azābil-ḥamīm(i).

    Kemudian, tuangkanlah di atas kepalanya azab berupa air yang sangat panas.

  49. 49
    Tanya Gus

    ذُقْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْعَزِيْزُ الْكَرِيْمُ۝٤٩

    Żuq, innaka antal-‘azīzul-karīm(u).

    (Dikatakan kepadanya,) “Rasakanlah! Sesungguhnya engkau (dalam kehidupan dunia) benar-benar (merasa sebagai orang) yang perkasa lagi mulia.

  50. 50
    Tanya Gus

    اِنَّ هٰذَا مَا كُنْتُمْ بِهٖ تَمْتَرُوْنَ۝٥٠

    Inna hāżā mā kuntum bihī tamtarūn(a).

    Sesungguhnya (azab) ini adalah sesuatu yang selalu kamu ragukan.”

  51. 51
    Tanya Gus

    اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ مَقَامٍ اَمِيْنٍۙ۝٥١

    Innal-muttaqīna fī maqāmin amīn(in).

    Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman,

  52. 52
    Tanya Gus

    فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ ۙ۝٥٢

    Fī jannātiw wa ‘uyūn(in).

    (yaitu) di dalam taman-taman dan mata-mata air.

  53. 53
    Tanya Gus

    يَّلْبَسُوْنَ مِنْ سُنْدُسٍ وَّاِسْتَبْرَقٍ مُّتَقٰبِلِيْنَۚ۝٥٣

    Yalbasūna min sundusiw wa istabraqim mutaqābilīn(a).

    Mereka memakai sutra yang halus dan sutra yang tebal seraya (duduk) berhadapan.

  54. 54
    Tanya Gus

    كَذٰلِكَۗ وَزَوَّجْنٰهُمْ بِحُوْرٍ عِيْنٍۗ۝٥٤

    Każālik(a), wa zawwajnāhum biḥūrin ‘īn(in).

    Demikianlah (keadaan penghuni surga) dan Kami menjadikan mereka berpasangan dengan bidadari yang bermata elok.

  55. 55
    Tanya Gus

    يَدْعُوْنَ فِيْهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ اٰمِنِيْنَۙ۝٥٥

    Yad‘ūna fīhā bikulli fākihatin āminīn(a).

    Di dalamnya mereka dapat meminta segala macam buah-buahan dengan aman dan tenteram.

  56. 56
    Tanya Gus

    لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا الْمَوْتَ اِلَّا الْمَوْتَةَ الْاُوْلٰىۚ وَوَقٰىهُمْ عَذَابَ الْجَحِيْمِۙ۝٥٦

    Lā yażūqūna fīhal-mauta illal-mautatal-ūlā, wa waqāhum ‘ażābal-jaḥīm(i).

    Mereka tidak akan merasakan mati di dalamnya selain kematian pertama (di dunia). Allah melindungi mereka dari azab (neraka) Jahim

  57. 57
    Tanya Gus

    فَضْلًا مِّنْ رَّبِّكَۚ ذٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ۝٥٧

    Faḍlam mir rabbika żālika huwal-fauzul-‘aẓīm(u).

    sebagai karunia dari Tuhanmu. Itulah kemenangan yang sangat agung.

  58. 58
    Tanya Gus

    فَاِنَّمَا يَسَّرْنٰهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ۝٥٨

    Fa innamā yassarnāhu bilisānika la‘allahum yatażakkarūn(a).

    Sesungguhnya Kami telah memudahkannya (Al-Qur’an) dengan bahasamu (Arab) supaya mereka mendapat pelajaran.

  59. 59
    Tanya Gus

    فَارْتَقِبْ اِنَّهُمْ مُّرْتَقِبُوْنَ ࣖࣖ۝٥٩

    Fartaqib innahum murtaqibūn(a).

    Maka, tunggulah (kehancuran mereka)! Sesungguhnya mereka itu (juga sedang) menunggu.

Teks Arab, transliterasi, terjemahan, dan tafsir bersumber dari Kementerian Agama RI, diambil melalui API equran.id. Murottal dari Verse By Verse Quran, diputar melalui equran.id.